Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Entri Populer

Complicated love chapter 1





Complicated love chapter 1

Pagi hari yang sibuk nya di kota seoul mobil mobil berlalu lalang orang orang terlihat melakukan aktivitas nya masing masing, di sebuah perusahaan fashion bernama GG seorang pria yang tampan dan ideal berjalan menuju ruang rapat ya..... dia adalah Gee On CEO perusahaan GG di belakang nya terdapat sekertaris nya dan para Direktur. Setelah selesai rapat perusahaan, Gee On berada di ruang kerja nya sekertaris nya masuk dan berkata saya sudah menyelidiki plat no pemilik kendraan itu dia sekarang tinggal di kota terpencil di Korea Selatan. sambil mengetuk ngetuk meja kerja nya, Gee On terlihat berpikir. Bisa kah kita mendapat kan orang itu dan tidak terulang lagi seperti 5 tahun yang lalu.

Flashback

5 tahun lalu saat Gee on berumur 20 tahun dia berbicara pada sanksi mata atas kematian kedua orangtua nya 10 tahun yang lalu, dengan gemetar sanksi itu tidak berani menatap mata Gee On. Gee On terus bertanya apa sanksi itu melihat siapa pembunuh ke dua orang tua nya, akan tetapi sanksi itu terus diam dan mengatakan tidak.

Gee On membujuk sanksi itu agar dia memberitahu semua yang dia lihat pada hari itu, sanksi itu berkata   
aku sudah katakan aku tidak melihat nya (dengan nada keras).

Ku mohon tolong bantu aku, apa kau tahu bagaimana semua hari yang ku jalani tanpa tahu siapa orang yang telah membunuh ke dua orangtua ku, mereka berkeliaran di luar sana sedangkan aku menderita atas semua kejadian itu dengan semua ketidakadilan itu bahkan kepolisian entah kenapa menghentian penyelidikan itu, apa kau tahu itu (ungkap Gee On)
Gee On menetes kan air mata, sanksi pun mulai luluh dengan kata kata Gee On dia akan mengatakan kejadian pada hari itu, tapi sanksi itu memohon pada Gee On agar melindungi nya kalau tidak dia akan di bunuh oleh sang pelaku.
Gee On berjanji  dia akan melindungi pria itu sampai pelaku pelaku itu tertangkap. Akan tetapi pria itu meminta Gee On untuk pulang karena dia akan memikirkan nya kembali, dia akan menenangkan diri karena dia terlalu gemetar untuk mengatakan nya sekarang. Gee On pun mengerti dan mengiyakan. Gee On dan Sekertaris Kim kemudian kembali ke rumah sanksi itu pada saat Gee On dan Sekertaris Kim keluar dari mobil di rumah sanksi terlihat di pasang garis polisi Gee On bertanya pada salah satu orang yang berada di sana, orang itu mengtakan bahwa pemilik rumah ini seperti nya mati di bunuh pada malam tadi, Gee On syokk mengetahui hal itu Sekertaris Kim juga tidak kalah terkejut nya mengetahui hal itu.

Flashend
Sekertaris Kim terdiam kemudian menjawab bahwa dia akan berhati hati agar kejadian itu tidak terulang lagi.
Saya sangat menyesal  karena tidak berpikir bahwa pelaku itu mengawasi kita dan sanksi. Sanksi itu benar dia akan di bunuh, tetapi sebelum itu dia memberitahu mu salah satu plat no mobil itu.

Flashback
saat sudah selesai pembicaraan sanksi dan Gee On, Gee On pamit pulang akan tetapi sanksi itu memeluk Gee On sambil berbisik
Mungkin dia mengawasi kita berhati hati lah, malam ini mungkin aku di bunuh nya dia tidak mungkin membiarkan ku saja, (sanksi menyebutkan no plat salah satu mobil yang membunuh ke dua orangtua Gee On)  semoga kau berhasil menemukan pelaku itu seperti nya ada orang tinggi dalang dari semua itu.
 Kemudian sanksi melepaskan pelukan nya, Gee On terdiam. Sanksi itu tersenyum.

Flashend
Gee On menghela nafas panjang, tanpa berkata apa apa.
Beralih ke Soo Ra yang masih tidur di saat semua orang bekerja dan melakukan aktivitas datang seorang wanita ke kamar Soo Ra membawa air dan menyiramkan nya ke Soo Ra, jelas saja dia terkejut dan langsung bangun.
Ibu......(ucap Soo Ra) Ibu Soo Ra memukul anak nya yang selalu saja bangun kesiangan. Kau ini cepat bangun ayah mu sudah menunggu untuk sarapan cepat siap siap waktu mu hanya 20 menit dan ikut ayah ke perusahaan ( ibu Soo Ra geleng geleng kepala) ayah mu akan terlambat ayooo cepat.
Apa aku bisa hanya 20 menit untuk berdandan aku kan harus tampil cantik bu......
Sisa 19 menit kalau kau terlambat ayah tidak akan memberi mu uang lagi.
Soo Ra secepat kilat ke kamar mandi. Anak itu bila masalah uang saja cepat sekali merespon, astaga (sambil geleng geleng kepala, gumang ibu Soo Ra)Ibu Soo Ra di ruang makan bersama ayah Soo Ra, tapi Soo Ra belum juga keluar dari kamar nya. Apa yang dia lakukan aku sudah terlambat 10 menit (ungkap ayah Soo Ra). Tidak lama kemudian Soo Ra keluar dari kamar nya dan berdandan begitu cantik dan fashionable. Ayah ayo berangkat aku sudah siap. 

Anak nakal ayah mu sudah terlambat kenapa kau baru saja keluar (ucap ibu Soo Ra).
Aku kan anak ayah, pemilik perusahaan fashion S&G jadi aku harus tampil cantik (ungkap Soo Ra).
Sudah diam ayo cepat ayah sudah terlambat (gumang ayah Soo Ra).
Sesampai nya di S&G Soo Ra dan ayah nya keluar dari mobil Soo Ra terlihat begitu anggun dan sangat cantik Soo Ra memakai kacamata nya dan masuk ke S&G, kedatangan ayah dan anak ini di sambut para staf karyawan dan memberi hormat. Para staf karyawan S&G terpana melihat kecantikan Soo Ra dan begitu anggun nya berjalan seperti di Red karpet, Soo Ra begitu anggun nya membuka kacamata yang dia kenakan, salah satu staf karyawan memuji Soo Ra sangat cantik dan anggun bahkan pakaian yang dia kenakan limited  edition berbisik kepada teman nya di samping, Soo Ra mendengar tentu saja sangat gembira sampai sampai dia hampir terjatuh karena gembira dan sangat percaya diri. Soo Ra di ruangan ayah nya, kemudian ayah Soo Ra masuk dan berkata kepada anak nya Kau sangat berlebihan (sindir ayah Soo Ra).
Berlebihan apa nya itu kan wajar aku adalah anak ayah tentu saja aku harus cantik dan tampil anggun di hadapan semua orang (Soo Ra tersenyum).
Seharus nya kau tidak berdandan berlebihan seperti itu, cepat ganti pakaian mu dan berpakaian seperti staf karyawan lain nya ( jawab ayah Soo Ra dengan ketus nya), kau bekerja di bagian penjualan.
Soo Ra langsung terkejut mendengar kata kata ayah nya yang mempekerjakan nya di bagian penjualan perusahaan Soo Ra tidak terima. Ayah apa aku tidak salah dengar, bagaimana bisa aku bekerja disana, bagaimana kalau direktur atau wakil direktur, emmm bagaimana manager saja, ayo lah ayah..... (Soo Ra dengan wajah memelas supaya ayah nya mau luluh).
Tidak, cepat kau hari ini mulai bekerja, kau hanya seorang pegawai biasa tidak ada yang tahu kau anak ayah, dan tidak ada yang memperlakukan mu istimewa, berdandan dan berpakaian seperti layaknya pegawai biasa, jadi tidak ada yang tahu kau anak ayah karena kalau semua di perusahaan ini  tahu kau anak ayah mereka akan memperlakukan mu istimewa dan kau tidak akan pernah maju, ini untuk kebaikan mu agar kau mandiri, cepatt (dengan suara keras, setelah panjang lebar ayah Soo Ra berkomentar terhadap anak nya).
Baik (dengan menunduk).
Soo Ra berada di meja kerja nya dia berpakaian seperti karyawan biasa tapi dia tetap terlihat semua tubuh nya di lapisi barang barang mahal, dia malas malasan dan mengeluh, orang orang di samping nya berbisik bisik bahwa Soo Ra pegawai baru kenapa begitu malas seharus nya dia menyapa senior nya. Salah satu karyawan wanita karena kesal melihat Soo Ra malas malasan seperti itu berkata Memang karyawan baru sekarang apa lagi muda tidak tahu sopan santun, malah malas malasan (sengaja mengeras kan suara nya agar Soo Ra mendengar) Dengan wajah kesal Soo Ra pergi dari ruang kerja nya, sebenar nya Soo Ra sendari tadi mendengar suara yang tidak mengenakan itu tapi dia sudah mau pergi tapi salah satu karyawan wanita tadih berkata, Mau ke mana kau pegawai baru? (dengan nada kesal).
Makan siang (ucap Soo Ra)

Belikan aku makan siang (pegawai lain nya juga berkata seperti itu).
Soo Ra tentu saja sangat kesal dengan semua pegawai senior nya, dia melihat nama pegawai wanita itu dan tertawa sinis, Soo Ra berkata dalam hati
Bagaimana bisa aku di perlakukan seperti ini Jang Jum He, itu kah nama wanita ini (kembali tertawa sinis)

Kenapa kau tertawa (jawab pegawai wanita Jum He), cepat belikan kami makanan.

Baik (jawab Soo Ra, dengan terpaksa).
setelah Soo Ra keluar dari ruang kerjanya Soo Ra marah marah karena dia di suruh suruh oleh para senior nya. Soo Ra pergi ke sebuah restoran terkenal di seoul dan makanan di sana mahal mahal, Soo Ra bingung mau memesan kan apa jadi dia memesan sembarang saja untuk di antar ke kantor nya. Tapi Soo Ra makan di restoran itu dia tidak mau makan di kantor dengan para senior nya dan masih kesal.
Soo Ra makan dan berkata Aku sangat kelaparan karena semua yang ku hadapi hari ini (dengan lahap nya Soo Ra makan)
di samping meja makan Soo Ra di restoran itu terlihat sendari tadi pria menatap Soo Ra karena Soo Ra terus saja mengoceh sambil makan dan mengganggu makan siang pria itu pria itu adalah Gee On, yang kesal di buat Soo Ra karena Soo Ra mengoceh yang tidak jelas Gee On tidak jadi makan dia keluar dari restoran itu karena melihat  Soo Ra yang terus saja mengoceh, Gee On tidak nafsu makan.
Soo Ra kembali ke kantor nya. Para senior nya sedang kekenyangan, salah satu pegawai pria bernama Choi Il Nam langsung mendekati Soo Ra begitu juga dengan pegawai lain nya
Wah dia datang bagaimana kau bisa memesan makanan sebanyak dan semahal ini, terima kasih (ucap Il Nam, di ikuti para senior lain nya, dan mulai suka dengan Soo Ra)
Soo Ra tersenyum, lain hal nya dengan salah satu pegawai wanita di ruangan itu Jum He dia tetap tidak suka dan tertawa sinis.
Setelah pulang kerja Soo Ra kaget di parkiran mobil Soo Ra tidak ada, ponsel Soo Ra berbunyi, mobil kau ayah ambil, cepat pulang naik taxi (pesan dari ayah Soo Raa).
Ayahhhhhhh (berteriak dengan kesal nya Soo Ra).
Dalam perjalanan pulang Soo Ra di dalam taxi tambah kesal karena ayah nya mengambil mobil Soo Ra.
Sesampai nya di rumah Soo Ra menangis pada ibu nya, dia memberitahu tentang kejadian hari ini kepada ibu nya dan tentang ayah Soo Ra memperkerja kan nya di bagian penjualan. Tapi ibu Soo Ra tidak mengubris dan menyuruh Soo Ra cepat masuk ke kamar, mandi dan segera keluar untuk makan malam, Soo Ra terkejut mendengar ibu nya tidak berkomentar apa apa biasanya ibu nya selalu membela nya, Soo Ra pun menuruti ibu nya untuk masuk ke dalam kamar.
Di kamar orang tua Soo Ra, ibu Soo Ra berkata pada ayah Soo Ra
Apa kau tidak keterlaluan dengan anak mu sendiri meperlakukan nya dengan kejam di tempat kerja hari ini, bisa kah kau memberi jabatan yang tinggi.
Menghela nafas panjang ayah Soo Ra dan berkata
Semua itu aku lakukan untuk kebaikan Soo Ra sendiri, bagaimana bisa dia harus terus bergantung dengan jabatan orangtua nya, tanpa harus brusaha sendiri, dunia ini akan lebih kejam dari yang Soo Ra jalani sekarang.

Ayo lah sayang kasihan Soo Ra (dengan memelas ibu Soo Ra).

Aku lakukan itu agar dia tidak manja seperti kau ( ungkap ayah Soo Ra).
Pagi hari Soo Ra, ayah dan ibu nya berada di ruang makan. Ayah Soo Ra berkata bahwa Soo Ra akan tinggal di aperteman yang di belikan ayah Soo Ra untuk Soo Ra dan mengembalikan mobil Soo Ra bila Soo Ra mau tinggal di aperteman, Soo Ra tentu saja sangat terkejut tapi tanpa berpikir panjang dia langsunng setuju, tapi tidak dengan ibu Soo Ra dia menentang itu dia tidak ingin jauh dari putri cantik nya. Tapi ayah Soo Ra tidak mengubris dan tetap pada pendiriannya untuk kebaikan Soo Ra.
Soo Ra hari ini tidak bekerja karena dia harus pindah dan mempersiapkan semua baju baju nya. Ibu Soo Ra sedih karena dia harus tinggal terpisah dengan putri yang sangat dia sayangi.
Soo Ra telah tiba di aperteman baru nya. Ternyata dia tinggal berdekatan dengan Gee On, Soo Ra keluar ada yang ketinggalan di mobil nya dia bertemu dengan Gee On di lift, Soo Ra terpana melihat Gee On yang sangat tampan tapi tidak dengan Gee On yang biasa biasa saja melihat Soo Ra. Soo Ra memperkenalkan diri bahwa dia tinggal di sini. Dengan dingin nya Gee On menjawab
Apa aku perlu tahu semua itu
Pintu lift terbuka Gee On langsung keluar karena kesal Soo Ra melentangkan kaki nya untuk mengait Gee On dan terjatuh. Soo Ra tertawa terbahak bahak Gee On sangat kesal, Soo Ra tahu itu dan buru buru lari dari Gee On. Gee On berteriak
Hey kau!
Gee On sangat malu karena ada yang melihat nya terjatuh, dia buru buru pergi, di parkiran aperteman Gee On kembali bertemu dengan Soo Ra. Soo Ra kaget dan langsung masuk mobil.
Gee On tertawa sinis melihat kelakuan Soo Ra, Gee On pergi dia sangat kesal, kekesalan nya juga sampai ke kantor karena telah di jatuhkan seorang wanita. Gee On makan siang di restoraan yang pertama kali dia bertemu dan melihat Soo Ra, ternyata Soo Ra ada di restoran itu juga, itu restoran kesukaan mereka.
Gee On mengenali Soo Ra dan dia baru sadar wanita yang membuat nya kesal dan tidak nafsu makan karena terus saja mengoceh yang tidak jelas adalah Soo Ra.
Gee On menatap Soo Ra, Soo Ra tahu dengan hal itu dia kaget melihat Gee On di restoran itu juga, Soo Ra takut dengan tatapan Gee On karena takut membalas perbuatan Soo Raa di depan lift tadi.Gee On berdiri dan mendekati Soo Ra, Soo Ra tak karuan. BERSAMBUNG..............

0 komentar:

Posting Komentar

 
2012 MyStory | Blogger Templates for HostGator Coupon Code Sponsors: WooThemes Coupon Code, Rockable Press Discount Code